MAINKAN MUSIKMU. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

EDELWEISS


KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD EDELWEISS.MID
KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD EDELWEISS.PDF




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PUSH UP SANGAR


HUKUMAN BERAT......!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CONTOH TUGAS MUSIK PENDIDIKAN


CONTOH TUGAS MUSIK PENDIDIKAN

KLIK DISINI UNTUK MENDOWNLOAD

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

DOWNLOAD MATERI UJIAN ANSAMBEL



DOWNLOAD MATERI UJIAN ANSAMBEL


Temn2 bisa download materi ujian ansambel disini

Naik - Naik ke Puncak Gunung.mid
Naik - Naik ke Puncak Gunung guitar1,pdf
Naik - Naik ke Puncak Gunung guitar2.pdf
Naik - Naik ke Puncak Gunung pianika.pdf
Naik - Naik ke Puncak Gunung recorder.pdf
Naik - Naik ke Puncak Gunung violin.pdf
Naik - Naik ke Puncak Gunung Full.pdf


kalo temn2 mau download semua sekaligus, silakan download

Naik - Naik ke Puncak Gunung Full.rar

Untuk Posisi pemain, seperti pada waktu penilaian yang kemarin saja:
2 gitar, 2 pianika, 2 recorder, ditambah 1 violin.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TUGAS ANSAMBEL

DOWNLOAD GRATIS Tugas ansambel :

klik disini untuk download "tanah airku.pdf"
klik disini untuk download "sepasang matabola.pdf"
klik disini untuk download "tanah airku.mid"
klik disini untuk download "sepasang mata bola.mid"
klik disini untuk download "hanya ingin kau tau.mid"
klik disini untuk download "hanya ingin kau tau.pdf"
klik disini untuk download "hanya ingin kau tau1.pdf"
klik disini untuk download "hanya ingin kau tau2.pdf"
klik disini untuk download "hanya ingin kau tau3.pdf"
klik disini untuk download "romance.pdf"

SELAMAT MENIKMATI...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CARA MENCARI CHORD MUSIK

Penyusunan Chord



Contoh chord yang sederhana adalah tipe chord triad. Chord-chord yang lain merupakan
kelanjutan (expanded) dari tipe triad ini. Yang paling dasar adalah tipe triad mayor. Yaitu
penyusunan chord mayor dengan 3 nada penyusun. Triad mayor terdiri dari nada pada
tingkat 1,3, dan 5.

Beberapa chord tipe triad lainnya dapat dilihat di bawah ini. Perlu diingat
untuk menuliskan chord ada simbol-simbol yang sudah disusun untuk memudahkan dalam
penulisan. Simbol ini juga menyingkat penamaan sebuah chord.


Kombinasi triad lainnya
m 1 b3 5 minor
sus2 1 2 5 suspended second
sus4 1 4 5 suspended fourth
majb5 1 3 b5 major flat fifth
mb5 1 b3 b5 minor flat fifth
+ 1 3 #5 augmented

Dari tabel di atas, misalkan ingin menyusun chord Csus2, maka dari tangga nada C mayor :
Nada : C – D – E – F – G – A – B – C
Tingkat : 1 – 2 – 3 – 4 – 5 – 6 – 7 – 8

Chord Csus2 adalah dengan memainkan nada C-D-G. Selanjutnya silakan Anda berlatih
menyusun chord triad berdasarkan rumus pada tabel 4 di atas.

Ada kalanya penyusunan chord tidak hanya 3 nada (triad). Dengan menambahkan beberapa
nada lainnya maka chord yang dimainkan kedengaran lebih ‘enak’. Untuk hal ini di sini
juga diberikan beberapa rumus untuk penyusunan chord dengan nada lebih dari tiga. Akan
tetapi perlu diingat, ini sifatnya tambahan dari chord triad yang sudah di jelaskan di atas.
Oleh sebab itu penguasaan terhadap chord triad sangat penting.


Chord lanjutan dari triad mayor



Major 1 3 5 major
7 1 3 5 b7 seventh
9 1 3 5 b7 9 ninth
11 1 3 5 b7 9 11 eleventh
13 1 3 5 b7 9 (11) 13 thirteenth


Chord lanjutan dengan kombinasi antara triad mayor dan tingkat lain



6 1 3 5 6 sixth
add9 1 3 5 9 add ninth
6add9 1 3 5 6 9 sixth add ninth
maj7 1 3 5 7 major seventh
maj9 1 3 5 7 9 major ninth
7#9 1 3 5 b7 #9 seventh sharp ninth
7b9 1 3 5 b7 b9 seventh flat ninth
9#11 1 3 5 b7 9 #11 ninth sharp eleventh
13b9 1 3 5 b7 b9 13 thirteenth flat ninth
13#9 1 3 5 b7 #9 13 thirteenth sharp ninth
maj13 1 3 5 7 9 13 major thirteenth


Selanjutnya berikut ini diberikan chord tambahan untuk triad minor.

Chord lanjutan dari triad minor



m 1 b3 5 minor
m7 1 b3 5 b7 minor seventh
m9 1 b3 5 b7 9 minor ninth
m11 1 b3 5 b7 9 11 minor eleventh
m13 1 b3 5 b7 9 (11) 13 minor thirteenth


Chord lanjutan dengan kombinasi antara triad minor dan tingkat lain



m6 1 b3 5 6 minor sixth
madd9 1 b3 5 9 minor add ninth
m6add9 1 b3 5 6 9 minor sixth add ninth
m(maj7) 1 b3 5 7 minor major seventh
m9(maj7)1 b3 5 7 9 minor ninth major seventh


Berikut ini juga diberikan chord diminis dari mayor maupun minor.

Chord diminis untuk nada mayor



majb5 1 3 b5 major flat fifth
7b5 1 3 b5 b7 seventh flat fifth
9b5 1 3 b5 b7 9 ninth flat fifth
7b5b9 1 3 b5 b7 b9 seventh flat fifth flat ninth
13b5b9 1 3 b5 b7 b9 13 thirteenth flat fifth flat ninth


Chord diminis untuk nada minor



mb5 1 b3 b5 minor flat fifth
m7b5 1 b3 b5 b7 minor seventh flat fifth
dim 1 b3 b5 6 diminished
m7b5b9 1 b3 b5 b7 b9 minor seventh flat fifth flat ninth

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pasangan Chord Musik

Dalam mengiringi sebuah lagu maka jenis chord yang dimainkan tentu juga tergantung dari

nada dasar lagu tersebut. Selain itu, untuk menentukan pasangan chord yang dipakai untuk

mengiringi lagu juga memiliki aturan tersendiri.



Untuk memudahkan pencarian formulanya, ada baiknya dimulai dengan menganalisis dari

sistem tangga nada C mayor.

Tangga nada C mayor



Tangga nada C mayor : C – D – E – F – G – A – B – C

Masing-masing nada dalam tangga nada C mayor ini dicari triad-nya, maka [5] :

Triad : C – E - G

Tingkat : 1 – 3 – 5 => C mayor



Triad : D – F – A

Tingkat : 1 – b3 – 5 => D minor



Triad : E – G – B

Tingkat : 1 – b3 – 5 => E minor



Triad : F – A – C

Tingkat : 1 – 3 – 5 => F mayor



Triad : G – B – D

Tingkat : 1 – 3 – 5 => G mayor



Triad : A – C – E

Tingkat : 1 – b3 – 5 => A minor



Triad : B – D – F

Tingkat : 1 – b3 – b5 => B diminis



Triad : C – E – G

Tingkat : 1 – 3 – 5 => C mayor



Dari penurunan di atas terdapat 3 buah triad mayor yaitu pada tingkat 1, 4, dan 5 relatif

terhadap tangga nada C mayor. Ini berarti bila mengiringi dari C mayor, pasangan chord

mayor lainnya adalah F mayor dan G mayor (biasanya cukup ditulis dengan F dan G saja).

Kemudian didapati juga ada 3 buah chord minor, yaitu pada tingkat 2,3, dan 6 relatif

terhadap tangga nada C mayor. Ini juga berarti pasangan chord lainnya yang dapat

mengiringi chord C mayor adalah : D minor (Dm), E minor (Em), dan A minor (Am).

Kemudian terdapat satu chord diminis, yaitu B diminis (Bdim).



Bagian ini sering digolongkan sebagai berikut :

Bagian



Tingkat <=> Nama

I <=> Tonic

II <=> Supertonic

III <=> Mediant

IV <=> Subdominant

V <=> Dominant

VI <=> Submediant

VII <=> Leading Tone


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Finding Intervals in Keys Other than C

Finding Intervals in Keys Other than C



The best way to find intervals in other keys is to have all the Major scales
memorized. There are only 12 of them, so it shouldn’t take too long.
Because I’m originally a trumpet player, I still figure out intervals by
running up the major scales with trumpet fingerings. It’s sort of like
counting on your fingers. Very handy.
Another way is to memorize how many whole and half steps are in each
interval. This takes a lot of brain space, but it’s possible. Here’s a little
table with the number of whole and half steps for each interval.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Articles About Arts Type

Articles About Arts Type


At the time of the current art are very influential to the development of Science & Technology. We can not be detached from the art, without the art of living we will not be beautiful, because art is the beauty terbentuknya support. For example,

the house, without the sense of beauty, the house that we will now huni having a certain ancient. So also with Technology is now developing, must be supported with the art. Examples are motor, motor with a first period that is now definitely have a different model. Of course that is now better than the first. berikutu ni is the kind of kind of art that I will describe in general:

Arts Type



1. Visual Arts



Art is a branch of the arts. Art has a certain shape and that is still using the elements as a form of existence that is classified in the form of a picture, painting, sculpture, graphics, craft, skill, and multimedia.

Basic competencies that must be achieved is a field of art include the ability to understand and painting work, the ability to understand and make the statue, the ability to understand and create graphics, the ability to understand and make a craft, and the ability to understand and make work or multimedia facilities. In terminology has been basically set up as someone who is able to finesse the field kerupawanan.

Art mengakar has started the era of animism and dynamism to melenium time. Visual Arts into one of the branches of the art form that performatif present kasat eyes. Illusion of form and can be felt in the form of classification, such as has been mentioned at the top. Representation of fine art through consideration of the synergistic in the media that is used as a basic form of manifestation. The contextual art is a form of mediation kasat a close eye to the omen picture, painting, sculpture, crafts and multimedia skill. elements associated with the branch of art.

2. Arts Music





Element is the sound of the main elements of art music. Other elements in the form of harmony, melody and music notation are taught the means of existence. Media art is the vocal music and instruments. Characters can shape the music instrument musical instrument musical instruments and Western Nusantara / traditional. Type of traditional musical instruments, among others, consists of flute, xylophone kromong, Gamelan, Angklung, tambourine, harp, and kolintang and arumba. Type of equipment, among other Western music consists of piano, guitar, flute, drums, electronic music, sintetiserr, seksopon, and trumpet.

Basic competencies that must be achieved in studying the art of music includes the ability to understand and create music, the understanding of music include harmony, melody and musical notation and musical acumen that allows one device can adapt to the music quickly. On the other hand, the ability to understand and make a notation, mengaransemen ability, and practice basic and advanced in many tools or instruments are skilled, and the ability to understand and create multimedia. Art of music to promote a more sound elements as the basic medium proportion have more music on a regular sound, the rhythmic sound, and blend the sounds menjurus to the experimental sounds of harafiah without rhythm, melody and harmony. Art music in many developing community that has the flow of classical, expressionist, eksperimentalis, with map and fluonsis development through music sounds that are not rhythmic and pitched. Art music since the flower-growing period until the Renaissance century millennium. The progressive flow of music that evolved in this direction more to the music that has tonasi, intervals, harmony and the variants.

Art music in the form of more transparent results of his work. Noise as the media said to be one of the means of communication in menginternalisasikan sound to meaning in translation from the quantum mind aranjer (Playground Music) to the spectators. Thus, the regulation required pemaknaan articulation of how the delivery of music music for meaning can be understood by audiences. Thus the meaning of regulation easier to understand music, to understand and become the media of communication between the music Organized penghayat music.

3. Arts Theater



Basic competencies of arts theater includes the ability to understand and work the theater, the ability to understand and create the script, the ability to understand a role in the field of casting the ability to understand and create a procedure or setting the stage techniques and the creation of a friendly atmosphere as enhancements in membidangi art theaters.

On the other hand, the ability to understand the role itself is outside the control of a special need to be technically work in the theater. Ability to understand and create the facilities and infrastructure equipment based multimedia is the current approach should be a performer in connection with the presentation of theater-based technology. Theater arts as an integral part of the media have said the voice in shape characterization. Or how this technique is the creation of casting, talent, diksi, intonation, setting laring and consistently faring is an important part of the embodiment of the profession should be held.

4. Dancing



Media says dance is movement. Dance movement is a movement that diperhalus and aesthetic elements are given. Movement in the dance work as a medium to communicate a particular purposes of the choreographer. The beauty of dance lies in the form of satisfaction, happiness, both from the choreographer, and model it or spectators.

Competence in learning the basic art of dance includes the practice of basic and advanced control of movement in dance includes dance and traditional dance garapan, the ability to understand the direction and purpose in the concept of choreography choreographer of the group. An ability to understand the work dance (choreography) is a special skill associated with sensitivity choreography, on the other hand are expected to have sensitivity to understand the aspects of dance and the beauty of the technical aspects. Century as a modern adaptation, the ability to understand and create multimedia devices related to the dance is a form of adaptation of human resources in technology with adaptasinya. Embodiment of cultural expression through movement and the dijiwai tied to cultural values into the basic or standard benchmark measure for the dance form to be examined dances in the area of Indonesia. As one of the most important elements in the Indonesian art form in the performance of movement, required the existence of social life and supporting the spiritual community. The role and function of dance is so important to date on the peak area became a symbol of art and dance as a cultural peak in the area concerned. Type of dance that has become the top local culture is very close to serve as the dance diunggulkan daerah.di where the dance came.

Diverse dances inherited local people in Indonesia, whether sacred or secular, traditional and nontradisional. Forms of dance from prehistoric era to the modern era, the era of a particular product from the history of dance help to be able to grow-up to the end of the flower dance requires zaman.Seni media movement. Pure movement or wantah not have specific purposes. Maknawi movement has a sense of meaning and a purpose-built with the elements when the beauty, the dance movements are smooth, aesthetic, and building geraknya have disclosed that the expression of human dinikmati.Seni to dance much influenced by the belief in animism and dynamism. Thus, the first since the era of dance has a function of the central role in life. The role of dance in the ceremonies associated with the ways and purposes related to the procession of a ritual or ceremony keagamanaan. Hand dance art forms and traditions nontradisi. Nature-function-magical ritual that animism is the belief dynamism capable of becoming a central force in any religious ceremony. In its development, art and traditional dance in the end inherit a new performing arts and through innovative dramatari prembun, to a ballet type of art are born in the modern era. In the modern society that is dynamic, the presence of dance art that requires both the presence of dancers, dance teachers, professional, and thinkers-thinkers who can formulate the future of dance proportionally. Therefore, it must be some control of the dance techniques that can qualify as a professional dancer.

5. Crafts



Branch of the arts is basically prioritizing skills to hand in the form of handicrafts. This craft includes elements of embroidery, lace, art folding, decorative art, and art that emphasized the skills of hand. Art and knowledge can be understood and known by the reader in developing the personality and diversity. In a living will feel dry and tasteless if we do not have the arts. Can restrict the arts and cultural aspects of the expanding horizon of knowledge and diversity of someone. The actual art of music is the shape, appearance, theater, dance and a multilingual, multicultural and multidimensional.

At the end of this review can diakumulasi, which branch of art the most senangi you. Try to give an example of a branch of art the most senangi you in the form of art that you create or recognize you.

6. A conception of art technology



Growth in the development of science is able to adopt significantly different to the application of knowledge in the emergence of a branch of knowledge baru.Salah a reform in the field of knowledge related to the emergence of a branch of art is art associated with the use of sophisticated equipment.

Branch of art-related technologies is the emergence of a branch of art, such as the role of art (khususnys sinetron), documentation (Cinema), audio-visual (keproduseran) and others. Wahana penjajagan knowledge in the field related to the utilization of sophisticated tools to create garapan knowledge in the field of art and the role adaptasinya. The emergence of a branch of art are a sign that the technology development vehicle of art and knowledge of the arts in relation to technology capable of insight mengadaptasikan knowledge as a new vessel casting talent art associated with the use of sophisticated equipment.

The arts as a methodology to introduce someone to understand the objects in the problems associated with the work of art and socializing. With imagination, someone who can learn the art of fancy, especially in finding new things, creating new things, and the various findings memodivikasi existing to new forms of representation as something that has long been there.

Branches of art such as has been mentioned above is the basic strength of a very effective way to bring inspiration for many. Imagination someone who learned the arts can be developed more widely to increase and develop the language movement, appearance, sound and voice to keep growing and growing according to the level of reputation and body language, the language movement, and the sound of the language combined with psychological approach.


Activities terbungkus in the art of making art as works of art related to the reflection ideas, and actions related to the continuous process.

Arts activities involving some aspect of multilingual, multicultural and multidimensional able to reach out widely over a few things ie.


1. Setting up a parallel education,


2. Develop knowledge of different cultures


3. Value the community, introduce culture in education, and,


4. Helping educators develop educated and multicultural perspective.


Ranah In particular, the concept of entrepreneurship into the basic concept of the development of writing this book. As the material of the study, answers that can bridge the integral development of the birth of entrepreneurship education into the professional model. This model is used in education to print professional-quality dancers, have the competence, to have the ability to account profesionalismenya both in public and d the scope of the formal education.

Model of professional education as a means of caretaker in the indicator can have a direction of a competent art of creation and the art of expertise in the styles, techniques, and methodologies that can be used as an approach to expertise that is applied. This concept provided with professional ideas dibalut creative work, terprogram schedule, and the process by pouring the professionalism based experience so that future becomes more terasah. The emphasis of independent and follow a structured a creative ability to become more professional on the basis of strong and adequate. Thus, the process to occur before the simulation mengerucut and make someone who is able to learn the concept of entrepreneurship can create professional clearly. Here the required forging a professional basis has a foundation so that the needs are expected to become a professional in downright berwirausaha and potential challenges in the face in the future. Thus this concept as a vehicle used to strike seeds menjurus to professional path that is set or rules can not be ditawar again. Some of the indicators in the form of professional skills is as follows below.


1. Emphasized the products / results,

2. Knowledge into a model of professionalism that ideally,

3. Obyektivitas training and experience into the inner terasah,

4. Style of delivery and technical professionals to become a symbol of professional,

5. Imitatif procedures, training, demonstration, performance and creativity profesionalismenya symbol,

6. Ability, mastery, and self into character and characteristics of professionals capable of developing the concept of self, group and colony.

7. Berproses characteristics in the product quality is the symbol of maturation and self-forging mentalita experience terasah professionalism in the performance of the desirable.

8. Professionalism is built involve professional actors, artist and choreographer.

That is a glimpse earlier explanation about the art that will be able to easily add friends insights about art. "Be of good artists, good artists who do not need alcohol to get inspiration."

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Artikel Tentang Macam - Macam Seni

Artikel Tentang Macam - Macam Seni


Di zaman sekarang ini seni memang sangat berpengaruh terhadap perkembangan IPTEK. Kita tidak bisa terlepas dari yang namanya seni, tanpa adanya seni hidup kita tidak akan indah, karena seni merupakan hal pendukung terbentuknya keindahan. Misalnya saja rumah, tanpa adanya rasa keindahan, maka rumah yang kita huni sekarang ini akan bermodel kuno. Begitu juga dengan tekhnologi yang sekarang ini berkembang, pasti didukung dengan adanya seni. Contohnya adalah motor, motor zaman dulu dengan yang sekarang pasti mempunyai model yang berbeda. Pastinya yang sekarang lebih bagus dari pada yang dulu. berikutu ni adalah macam macam seni yang akan saya jelaskan secara umum :


Macam Macam Seni


1. Seni Rupa


Seni rupa merupakan salah satu cabang kesenian. Seni rupa memiliki wujud pasti dan tetap yakni dengan memanfaatkan unsur rupa sebagai salah satu wujud yang diklasifikasikan ke dalam bentuk gambar, lukis, patung, grafis, kerajinan tangan, kriya, dan multimedia.


Kompetensi dasar yang harus dicapai bidang seni rupa adalah meliputi kemampuan memahami dan berkarya lukis, kemampuan memahami dan membuat patung, kemampuan memahami dan berkarya grafis ,kemampuan memahami dan membuat kerajinan tangan, serta kemampuan memahami dan berkarya atau membuat sarana multimedia. Terminologi in pada dasarnya telah ditetapkan sebagai kecakapan seseorang yang mampu menguasai bidang kerupawanan.


Seni rupa telah mengakar mulai zaman animisme dan dinamisme hingga jaman melenium. Seni Rupa menjadi salah satu bagian cabang seni yang secara performatif mempresentasikan wujud yang kasat mata. Ilusi tentang wujud dapat diserap dan dirasakan ke dalam klasifikasi bentuk seperti telah disebut pada bagian atas. Representasi bentuk seni rupa dipertimbangkan secara sinergis melalui perhelatan media yang digunakan sebagai dasar perwujudan rupa. Secara kontekstual seni rupa merupakan wujud mediasi bentuk kasat mata yang dekat ke arah perlambang gambar, lukis, patung, kerajinan tangan kriya dan multimedia. berhubungan dengan unsur cabang kesenian.


2. Seni Musik




Unsur bunyi adalah elemen utama seni musik. Unsur lain dalam bentuk harmoni, melodi dan notasi musik merupakan wujud sarana yang diajarkan. Media seni musik adalah vokal dan instrumen. Karakter musik instrumen dapat berbentuk alat musik Barat dan alat musik Nusantara/tradisional. Jenis alat musik tradisional antara lain terdiri dari seruling, gambang kromong, gamelan, angklung, rebana, kecapi, dan kolintang serta arumba. Jenis alat musik Barat antara lain terdiri dari piano, gitar, flute, drum, musik elektronik, sintetiserr, seksopon, dan terompet.


Kompetensi dasar yang harus dicapai dalam mempelajari seni musik meliputi kemampuan memahami dan berkarya musik, pemahaman pengetahuan musik mencakup harmoni, melodi dan notasi musik serta kecerdasan musikal yang memungkinkan seseorang dapat beradaptasi dengan perangkat musik secara cepat. Di sisi lain, kemampuan memahami dan membuat notasi, kemampuan mengaransemen, serta praktik dasar maupun mahir dalam banyak alat atau instrumen secara terampil, serta kemampuan memahami dan membuat multimedia. Seni musik yang lebih mempromosikan unsur bunyi sebagai medium dasar musik lebih memiliki proporsi pada bunyi yang teratur, bunyi yang berirama, serta paduan bunyi yang menjurus kepada eksperimental bunyi secara harafiah tanpa ritme, melodi maupun harmoni. Seni musik banyak berkembang pada komunitas masyarakat yang memiliki aliran klasik, ekspresionis, eksperimentalis, dan fluonsis dengan memetakan perkembangan musik melalui bunyi-bunyian yang tidak berirama dan bernada. Seni musik tumbuh-kembang sejak zaman Renaissance hingga abad milenium. Secara progresif aliran musik yang berkembang pada saat ini lebih ke arah musik yang memiliki tonasi, interval, dan harmoni secara varian.


Seni musik lebih transparan dalam bentuk hasil karyanya. Bunyi sebagai media ungkap menjadi salah satu alat komunikasi dalam menginternalisasikan makna bunyi ke dalam penerjemahan kuantum dari pikiran aranjer(penata musik) ke penonton. Oleh sebab itu, dibutuhkan pemaknaan artikulasi penataan musik terhadap cara penyampaian makna musik untuk dapat dimengerti oleh penonton. Dengan demikian makna penataan musik semakin mudah dipahami, dimengerti dan menjadi media komunikasi antara penata musik dengan penghayat musiknya.


3. Seni Teater


Kompetensi dasar bidang seni teater mencakup kemampuan memahami dan berkarya teater, kemampuan memahami dan membuat naskah, kemampuan memahami berperan di bidang casting kemampuan memahami dan membuat setting atau tata teknik pentas panggung dan penciptaan suasananya sebagai perangkat tambahan dalam membidangi seni teater.

Di sisi lain, kemampuan memahami untuk berperan di luar dirinya adalah penguasaan khusus yang harus dikuasai secara teknis dalam berkarya teater. Kemampuan memahami dan membuat sarana dan prasarana perlengkapan berbasis multimedia adalah pendekatan aktual yang harus dikuasai seorang dramawan dalam kaitannya dengan penyajian teater berbasis teknologi. Seni teater juga sebagai bagian integral kesenian memiliki media ungkap suara dalam wujud pemeranan. Cara atau teknik ini lebih mengutamakan terciptanya casting, pembawaan, diksi, intonasi, pengaturan laring dan faring secara konsisten adalah bagian penting dari penjelmaan profesi yang harus dimiliki.


4. Seni Tari


Media ungkap tari adalah gerak. Gerak tari merupakan gerak yang diperhalus dan diberi unsur estetis. Gerak dalam tari berfungsi sebagai media untuk mengkomunikasikan maksud-maksud tertentu dari koreografer. Keindahan tari terletak pada bentuk kepuasan, kebahagiaan, baik dari koreografer, peraga dan penikmat atau penonton.

Kompetensi dasar dalam mempelajari seni tari mencakup praktik dasar dan mahir dalam penguasaan gerak tari meliputi tari tradisional maupun tari garapan, kemampuan memahami arah dan tujuan koreografer dalam konsep koreografi kelompok. Kemampuan memahami an berkarya tari (koreografi) adalah keterampilan khusus berhubungan dengan kepekaan koreografi, di sisi lain diharapkan memiliki kepekaan memahami aspek-aspek tari dan aspek keindahan secara teknis. Sebagai penyesuaian abad modern, kemampuan memahami dan membuat perangkat multimedia hubungannya dengan tari adalah bentuk penyesuaian sumber daya manusia dalam adaptasinya dengan teknologi. Perwujudan ekspresi budaya melalui gerak yang dijiwai serta diikat nilai-nilai budaya menjadi patokan dasar atau standar ukur tari untuk dikaji menjadi bentuk tari-tarian daerah di Indonesia. Sebagai salah satu unsur terpenting kesenian di Indonesia dalam wujud performa gerak, dibutuhkan adanya kehidupan sosial dan spiritual masyarakat pendukungnya. Peran dan fungsi tarian yang begitu penting hingga kini pada puncak kesenian daerah menjadi simbol dan puncak tari sebagai budaya di daerah yang bersangkutan. Jenis tari yang telah menjadi puncak budaya daerah sangat erat untuk dijadikan sebagai tarian yang diunggulkan daerah.di mana tarian tersebut berasal.

Beraneka ragam tari-tarian yang diwarisi masyarakat daerah di Indonesia baik yang sakral maupun yang sekuler, tradisional maupun nontradisional. Bentuk tarian dari zaman prasejarah hingga zaman modern, produk dari zaman tertentu membantu sejarah kehidupan tarian untuk dapat tumbuh-kembang hingga akhir zaman.Seni tari memerlukan media gerak. Gerak murni atau wantah tidak memiliki maksud-maksud tertentu. Gerak maknawi memiliki makna maksud-maksud tertentu dan apabila dibangun dengan unsur keindahan, maka gerakan tari semakin halus, estetis, dan geraknya memiliki bangunan ekspresi bentuk yang diungkapkan manusia untuk dinikmati.Seni tari banyak dipengaruhi oleh kepercayaan dinamisme dan animisme. Oleh sebab itu, sejak zaman dulu tarian sudah memiliki peran fungsi yang sentral dalam kehidupan beragama. Peran tari dalam upacara terkait dengan cara dan tujuan yang terkait dalam prosesi suatu upacara keagamanaan atau ritual. Seni tari mewariskan bentuk-bentuk tradisi maupun nontradisi. Sifat—fungsi magis-ritual yang dipengaruhi kepercayaan animisme dinamisme mampu menjadi kekuatan sentral dalam setiap upacara keagamaan. Dalam perkembangannya, seni tari tradisional pada akhirnya mewariskan seni pertunjukan baru dan inovatif melalui dramatari prembun, hingga sendratari jenis kesenian yang lahir pada zaman modern. Pada masyarakat modern yang dinamis ini, kehadiran seni tari memerlukan hadirnya penari yang baik, guru-guru tari yang profesional, dan pemikir-pemikir yang mampu merumuskan masa depan tari secara proporsional. Oleh sebab itu, beberapa hal harus diperhatikan menyangkut penguasaan teknik tari agar dapat memenuhi syarat sebagai penari yang profesional.


5. Kerajinan Tangan


Cabang kesenian ini pada dasarnya memprioritaskan kepada keterampilan tangan dalam bentuk benda hasil kerajinan. Hal kerajinan tangan mencakup unsur-unsur bordir, renda, seni lipat,seni dekoratif, serta seni yang menekankan keterampilan tangan. Seni dan pengetahuan lain dapat dipahami dan diketahui oleh pembaca dalam upaya pengembangan kepribadian dan keanekaragaman. Dalam suatu kehidupan akan terasa hambar dan gersang apabila kita tidak memiliki kesenian. Kesenian dapat menyempitkan aspek budaya dan memperluas cakrawala serta keanekaragaman pengetahuan seseorang. Secara aktual kesenian yang ada berwujud musik, rupa, teater, dan tari secara multilingual, multikultural, dan multidimensional.

Pada akhir ulasan ini dapat diakumulasi, mana cabang seni yang paling kalian senangi. Coba berilah contoh salah satu cabang seni yang paling kamu senangi dalam bentuk karya seni yang pernah kalian buat atau kalian kenali.


6. Seni Berwawasan Teknologi


Pertumbuhan perkembangan ilmu pengetahuan secara signifikan mampu mengadopsi berbagai penerapan pengetahuan ke dalam munculnya cabang pengetahuan baru.Salah satu reformasi di bidang pengetahuan yang berhubungan dengan seni adalah munculnya cabang seni berhubungan dengan pemanfaatan alat-alat canggih.


Cabang pengetahuan seni yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi adalah munculnya cabang seni, seperti seni peran (khususnys sinetron), pendokumentasian (sinema), audio-visual (keproduseran) dan lain-lain. Wahana penjajagan pengetahuan di bidang yang berhubungan dengan pemanfaatan alat-alat canggih tersebut memunculkan garapan pengetahuan di bidang seni peran dan adaptasinya. Munculnya cabang seni berwawasan teknologi menjadi pertanda bahwa wahana pengembangan seni dan pengetahuan kesenian dalam kaitannya dengan wawasan teknologi mampu mengadaptasikan pengetahuan baru sebagai wadah penuangan bakat-bakat seni berhubungan dengan penggunaan alat-alat canggih.


Kesenian sebagai sebuah metodologi memperkenalkan seseorang memahami obyek ke dalam permasalahan-permasalahan yang dikaitkan dengan pekerjaan seni dan bersosialisasi. Dengan imajinasi, seseorang yang mempelajari seni dapat berangan-angan terutama dalam menemukan hal baru, menciptakan hal baru, serta memodivikasi berbagai temuan yang sudah ada ke bentuk baru sebagai representasi sesuatu yang telah lama ada.


Cabang-cabang kesenian seperti telah disebut di atas merupakan kekuatan dasar yang sangat efektif untuk mendatangkan inspirasi bagi banyak orang. Imajinasi seseorang yang belajar kesenian dapat dikembangkan secara lebih luas dengan meningkatkan dan mengembangkan bahasa gerak, rupa, bunyi, dan suara untuk tetap tumbuh dan berkembang menurut tingkat dan reputasi bahasa tubuh, bahasa gerak, serta bahasa bunyi dikombinasikan dengan pendekatan psikologis.



Kegiatan kesenian yang terbungkus dalam pembuatan seni berupa karya seni berhubungan dengan refleksi ide-ide, dan tindakan-tindakan yang terkait dengan proses berkesinambungan.


Kegiatan seni melibatkan beberapa aspek multilingual, multikultural dan multidimensional mampu menjangkau secara luas atas beberapa hal yakni.



  1. Menyiapkan pendidikan yang sejajar,


  2. Mengembangkan pengetahuan berbagai budaya


  3. Memberikan nilai masyarakat, Mengenalkan budaya dalam dunia pendidikan, serta,


  4. Membantu pendidik dan terdidik mengembangkan perspektif multibudaya.


Dalam ranah khusus, konsep pengembangan kewirausahaan menjadi konsep dasar pengembangan penulisan buku ini. Sebagai bahan kajian, jawaban yang integral dapat menjembatani lahirnya pengembangan kewirausahaan ke dalam pendidikan model profesional. Model ini digunakan dalam pendidikan untuk mencetak profesionalisme penari yang berkualitas, memiliki kompetensi, memiliki kesanggupan untuk mempertanggungjawabkan profesionalismenya baik di depan umum maupun d lingkup pendidikan formal yang dimiliki.


Model profesional sebagai alat pengemban pendidikan di dalamnya memiliki indikator yang dapat menjadi arah pelaku seni yang kompeten terhadap penciptaan seni dan seperangkat keahlian dalam gaya, teknik, dan metodologi yang dapat digunakan sebagai pendekatan keahlian yang diterapkan. Konsep profesional ini dibekali dengan ide yang dibalut kerja kreatif, jadwal terprogram, serta proses penuangan yang dilandasi oleh profesionalisme sehingga pengalaman ke depan menjadi semakin terasah. Penekanan kerja mandiri dan tindak kreatif yang terstruktur menjadi kemampuan profesional menjadi semakin bertumpu pada landasan yang kuat dan memadai. Dengan demikian proses ke depan terjadi simulasi yang mengerucut dan mampu menjadikan seseorang yang mempelajari dengan konsep profesional dapat menciptakan kewirausahaan secara jelas. Di sini dibutuhkan penempaan yang memiliki landasan basis profesional sehingga diharapkan memenuhi kebutuhan seorang profesional menjadi tangguh dalam berwirausaha serta potensial dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan demikian wahana konsep ini selayaknya digunakan untuk menempa bibit-bibit profesional menjurus ke jalur yang sudah diatur atau ketentuan yang tidak dapat ditawar lagi. Beberapa indikator profesional dalam bentuk keterampilan adalah sebagai berikut di bawah ini.



  1. Menekankan kepada produk/hasil,

  2. Pengetahuan profesionalisme menjadi model yang dicita-citakan,

  3. Obyektivitas dan latihan menjadi pengalaman batin yang terasah,

  4. Gaya penyampaian dan teknik profesional menjadi simbol konsep profesional,

  5. Prosedur imitatif, latihan, demonstrasi, dan unjuk kreativitas simbol profesionalismenya,

  6. Kemampuan, kemahiran, dan penampilan diri menjadi watak dan karakteristik konsep profesional mampu berkembang mandiri, dan berkelompok koloni.

  7. Karakteristik berproses dalam menghasilkan produk berkualitas adalah simbol pematangan diri dan penempaan mentalita pengalaman yang terasah dalam performa profesionalisme yang diidamkan.

  8. Profesionalisme yang dibina meliputi pelaku profesional, artis dan koreografer.

Itu tadi adalah sekilas penjelasan saya tentang seni yang mudah mudahan akan bisa menambah wawasan teman teman tentang seni. "Jadilah seniman yang baik, seniman yang baik tidak membutuhkan alkohol untuk mendapatkan inspirasi".

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS